HADITS
1.
Hadits Niat
إِنَّمَا
الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
“Setiap amal itu tergantung niatnya” (HR. Bukhori-Muslim)
2.
Hadits Kewajiban Menuntut Ilmu
طَلَبُ
الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
“Menuntut ilmu
itu wajib bagi setiap muslim” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani)
3.
Hadits Saling Memberi Hadiah
تَهَادُوْا
تَحَابُّوْا
“Saling memberi hadiahlah kalian niscaya kalian akan saling mencintai” (HR. Bukhori)
4.
Hadits Sesama Muslim Bersaudara
الْمُسْلِمُ
أَخُوا الْمُسْلِمِ
“Muslim itu bersaudara bagi muslim yang lainnya” (HR. Muslim)
"Janganlah
kamu marah, maka bagimu surga" (HR. Thabrani, Shahih)
6.
Hadits Larangan Marah Melebihi Tiga Hari
لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ
ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ
Tidaklah
halal bagi seorang muslim mendiamkan saudaranya melebihi tiga hari (HR. Bukhori-Muslim)
مَنْ
لاَ يَرْحَمْ لاَ يُرْحَمْ
“Barangsiapa
yang tidak menyayangi niscaya tidak akan disayangi” (HR. Bukhori-Muslim)
8.
Hadits Shalat Tiang Agama
الصَّلاَةُ عِمَادُ الدِّيْنِ
“Shalat adalah tiang agama” (Hadits ini Dhaif)
رَأْسُ
اْلأَمْرِ اْلإِسْلاَمُ، وَعَمُوْدُهُ الصَّلاَةُ
“Pokok dari perkara adalah Islam, tiangnya adalah shalat” (HR. Ahmad, dishahihkan oleh Al-Albani)
9.
Hadits Shalat adalah Cahaya
الصَّلاَةُ
نُوْرٌ
“Sholat adalah cahaya” (HR. Muslim)
10.
Hadits Berbuat Baik
كُلُّ
مَعْرُوْفٍ صَدَقَةٌ
“Setiap kebaikan
adalah shadaqah” (HR. Bukhori)
11.
Hadits Berkata Baik
اَلْكَلِمَةُ
الطَّيِّبَةُ صَدَقَةٌ
"Berkata
baik adalah shadaqah" (HR. Bukhari)
12.
Hadits Senyum adalah Shadaqah
تَبَسُّمُكَ فِي وَجْهِ أَخِيْكَ لَكَ صَدَقَةٌ
“Senyummu di hadapan saudaramu adalah shadaqah” (HR. Tirmidzi, dihasankan oleh Al Albani)
13.
Hadits Masjid Rumah Orang Bertaqwa
اَلْمَسْجِدُ
بَيْتُ كُلِّ تَقِيٍّ
“Masjid adalah rumah tiap orang
bertaqwa” (HR. Thabrani, derajat?)
14.
Hadits Bersuci sebagian dari Iman
الطُّهُوْرُ
شَطْرُ الْإِيْمَانِ
“Bersuci adalah sebagian dari iman” (HR. Muslim)
Hadits ini
memiliki perbedaan makna dengan, “Kebersihan
sebagian dari iman”. Seorang manusia bisa bersih dengan mandi,
menggunakan pakaian baru, dan lain-lain. Namun itu semua hanya bersih, bukan
suci. Oleh karena itu kebersihan bisa dilakukan oleh siapa saja termasuk orang
kafir. Sedangkan kesucian, hanyalah milik muslim, karena mereka wudhu, mandi
wajib, dan tayammum, oleh karena itu wajar jika kesucian adalah bagian dari
iman. Sedangkan, kebersihan belum tentu bagian dari iman, karena orang kafir
juga bisa bersih-bersih.
Sedangkan hadits اَلنَّظَافَةُ
مِنَ الْإِيْمَانِ, Hadits ini dihukumi oleh Al-AlBani
sebagai hadits palsu.
اِلْزَمْهَا
فَإِنَّ اْلجَنَّةَ تَحْتَ أَقْدَامِهَا
"Berbaktilah terus kepadanya (sang ibu) karena surga ituberada di
bawah telapak kakinya"
(HR. Imam Ahmad, Shahih)
Sedangkan
Hadits اَلْجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ اْلأُمَّهَاتِ, Syaikh
Albani menyatakan bahwa hadits ini palsu.
16.
Hadits Keutamaan Malu
اَلْحَيَاءُ
مِنَ الْإِيْمَانِ
“Malu sebagian dari iman” (HR. Bukhori-Muslim)
17.
Hadits Keutamaan Belajar Al Qur’an
خَيْرُكُمْ
مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْٲنَ
وَ عَلَّمَهُ
“Sebaik-baik
kalian adalah orang yang mempelajari dan mengajarkan Al Qur’an” (HR. Bukhori)
18.
Hadits Islam itu Tinggi
الْإِسْلَامُ
يَعْلُو وَلَا يُعْلَى
Islam itu
tinggi dan tidak ada yang lebih tinggi darinya (HR.
Ad-Daraquthni, berderajat hasan menurut Ibnu Hajar dalam Fathul Bari)
19.
Hadits Menyebarkan Salam
أَفْشُوا السَّلَامَ بَيْنَكُمْ
“Sebarkanlah salam diantara kalian”
(HR. Muslim)
20.
Hadits Dosa Lisan
أكْثَرُ خَطَايَا ابْنِ آدَمَ فِي لِسَانِهِ
“Mayoritas dosa seorang anak Adam adalah pada lisannya” (HR. Thabrani, Shahih)
“Mayoritas dosa seorang anak Adam adalah pada lisannya” (HR. Thabrani, Shahih)
21.
Hadits Allah Mencintai Keindahan
إِنَّ
اللّٰهَ جَمِيْلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ
“Sesungguhnya
Allah itu indah dan mencintai keindahan” (HR. Muslim dan Tirmidzi)
22.
Hadits Adab Marah
إِذَا
غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ
“Jika salah
seorang diantara kalian marah maka hendaklah dia diam” (HR. Ahmad, Shahih)
23.
Hadits Waktu Menuntut Ilmu
اُطْلُبُ الْعِلْمَ مِنَ المَهْدِ اِلَى اللَّهْدِ
"Tuntutlah ilmu dari buaian ibu
sampai ke liang lahat” (HR. Muslim)
24.
Hadits Mencintai Saudaranya
لاَ
يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبَّ لِأَخِيهِ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ
“Tidak
sempurna iman seseorang sehingga ia mencintai untuk saudaranya seperti apa yang
ia cinta untuk dirinya sendiri” (Muttafaqun ‘alaih)
25.
Hadits Keutamaan Dakwah
مَنْ
دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
“Barangsiapa
yang menunjukkan kebaikan, maka dia mendapatkan pahala seperti pahala orang yang
melakukan kebaikan tersebut” (HR. Muslim)
26.
Hadits Berbakti kepada Ayah dan Ibu
رِضَى
اللّٰهِ فِي رِضَى الْوَالِدَيْنِ وَ سَخَطُ اللّٰهِ فِي سَخَطِ الْوَالِدَيْنِ
“Ridho Allah ada dalam ridho kedua orang tua dan murka Allah ada
dalam murka kedua orang tua” (HR. Tirmidzi, Shahih)
27.
Hadits Adab Makan
يَا
غُلَامُ سَمِّ اللَّهَ وَكُلْ بِيَمِينِكَ وَكُلْ مِمَّا يَلِيكَ
"Wahai anakku, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan
makanlah makanan yang berada di dekatmu" (HR. Bukhori-Muslim)
28.
Hadits Amal yang Paling Utama
أَفْضَلُ الْأَعْمَالِ اَلصَّلَاةُ لِوَقْتِهَا وَبِرُّ
الْوَالِدَيْنِ
“Amalan yang paling
utama adalah shalat tepat pada waktunya dan berbakti kepada kedua orangtua” (HR. Muslim)
29.
Hadits Sebaik-baik Manusia
خَيْرُ
النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik
manusia adalah yang paling berguna bagi manusia lainnya”
(HR. Thabarani, dihasankan oleh Al-Albani)
30.
Hadits Agama Adalah Nasehat
الدِّيْنُ
النَّصِيْحَةُ
“Agama adalah nasehat” (HR. Bukhori-Muslim)
لاَ
يَشْرَبَنَّ أَحَدُكُمْ قَائِمًا
“Janganlah kalian minum sambil berdiri” (HR. Muslim)
32.
Hadits Larangan Makan dan Minum Sambil Berdiri
نَهَى
رَسُوْلُ اللّٰهِ أَنْ يَأْكُلَ الرَّجُلُ أَوْ يَشْرَبَ قَائِمًا
“Rasulullah
melarang orang makan atau minum sambil berdiri” (HR. Muslim)
مَنْ
كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ
“Barang
siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam” (HR. Bukhori-Muslim)
34.
Hadits Berbuat Baik pada Tetangga
مَنْ
كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُحْسِنْ إِلَى جَارِهِ
“Barang
siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia berbuat baik pada
tetangganya” (HR. Muslim)
35.
Hadits Memuliakan Tamu
مَنْ
كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya” (HR. Bukhori-Muslim)
Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya” (HR. Bukhori-Muslim)
36.
Hadits Meninggalkan Hal Tiada Guna
مِنْ
حُسْنِ الْإِسلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ
“Diantara tanda baiknya islam seseorang yaitu ia meninggalkan sesuatu
yang tidak berguna baginya” (HR. Tirmidzi)
37.
Hadits Keutamaan Kalimat Laa Ilaaha Illallaah
مَنْ
قَالَ لَااِلٰهَ اِلَّا اللهُ مُخْلِصًا دَخَلَ الْجَنَّةَ
"Barangsiapa
mengucapkan Laa Ilaaha Illallaah dengan Keikhlasan hati, maka akan masuk Surga" (HR. Ahmad, Shahih)
38.
Hadits Pandai Membaca Al Qur’an
الْمَاهِرُ
بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ
“Orang yang
pandai membaca Al-Qur`an, dia bersama para malaikat yang mulia dan patuh” (Muttafaq ‘Alaih
39.
Hadits Akhlaq Terhadap yang Lebih Muda dan Tua
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُوَقِّرْ
كَبِيْرَنَا
“Bukan
termasuk golongan kami orang yang tidak mengasihi yang lebih kecil dan tidak
menghormati yang lebih besar” (HR. At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Al-Albani)
40.
Hadits Larangan Saling Membahayakan
“Tidak boleh melakukan perbuatan (mudhorot) yang mencelakakan diri
sendiri dan orang lain” (HR. Ibnu Majah, dishahihkan oleh Al-Albani)
41.
Hadits Sikap Seorang Muslim
اَلْمُسْلِمُ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُوْنَ مِنْ لِسَانِهِ وَ
يَدِهِ
“Muslim sejati adalah
orang yang membuat muslim lainnya selamat dari keburukan lidah dan tangannya”
(HR. Bukhori)
42.
Hadits Perintah Shalat
مُرُوا أَوْلاَدَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَهُمْ أَبْنَاءُ سَبْعِ
سِنِيْنَ، وَاضْرِبُوْهُمْ عَلَيْهَا وَهُمْ أَبْنَاءُ عَشْرٍ
“Perintahkanlah
anak-anak kalian untuk mengerjakan shalat ketika mereka berusia tujuh tahun,
dan pukullah mereka bila pada usia sepuluh tahun tidak mengerjakan shalat” (HR.
Abu Daud, dishahihkan oleh Al-Albani)
43.
Hadits Menyegerakan Shalat
إِذَا سَمِعْتَ النِّدَاءَ فَأَجِبْ دَاعِيَ اللَّهِ
“Jika kau mendengar
panggilan adzan maka segeralah penuhi panggilan itu” (HR.Thabrani, dishahihkan oleh Al-Albani)
44.
Hadits Amal yang Pertama Dihisab
أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ بِهِ الْعَبْدُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الصَّلاَةُ، فَإِنْ صَلُحَتْ صَلُحَ سَائِرُ عَمَلِهِ، وَإِنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ
“Amalan yg pertama
kali dihisab dari seorang hamba adl shalatnya. Bila shalatnya baik maka baik
pula seluruh amalnya, sebaliknya jika shalatnya rusak maka rusak pula seluruh
amalnya” (HR.Thabrani, dishahihkan oleh Al-Albani)
45.
Hadits Memberi Salam
لِيُسَلِّمِ
الصَّغِيْرُ عَلَى الْكَبِيْرِ
“Hendaklah orang yang muda memberi salam kepada orang yang lebih
tua” (HR. Bukhori-Muslim)
46.
Hadits Keutamaan Menuntut Ilmu
مَنْ
سَلَكَ طَرِيْقًا يَلْتَمِسُ فِيْهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللّٰهُ بِهِ طَرِيْقًا إِلَى
الْجَنَّةِ
“Barang siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah
mudahkan baginya jalan ke surga” (HR Muslim)
47.
Hadits Seseorang Dikumpulkan Bersama Orang yang Dicintainya
المَرْءُ
مَعَ مَنْ أَحَبَّ
“Seseorang dikumpulkan bersama-sama dengan orang yang dicintainya” (HR.
Bukhori-Muslim)
48.
Hadits Keharusan Mencintai Nabi Muhammad
لاَ
يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ أَهْلِهِ وَ مَالِهِ وَ
النَّاسِ أَجْمَعِيْنَ
“Tidak
(sempurna) iman seseorang sampai ia mencintaiku melebihi kecintaannya kepada keluarganya,
hartanya dan seluruh manusia” (HR. Muslim)
49.
Hadits Tanda Kebaikan Seseorang
مَنْ
يُرِدِ اللّٰهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ
“Barang siapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya, maka Allah akan pahamkan dia dalam masalah agama” (HR. Bukhori)
50.
Hadits Keutamaan Shalat Jama’ah
صَلاَةُ
الْجَمَاعَةِ تَفْضُلُ صَلاَةُ الْفَذِّ بِسَبْعِ وَ عِشْرِيْنَ دَرَجَةً
“Sholat jama’ah pahalanya melebihi sholat sendiri-sendiri dengan
dua puluh tujuh derajat” (HR. Bukhori-Muslim)
51.
Hadits Bahaya Kesombongan
لاَ
يَدْخُلُ الْجَنَّةَ إِنْسَانٌ فِى قَلْبِهِ مِثْقَالُ حَبَّةٍ مِنْ خَرْدَلٍ مِنْ
كِبْرٍ
“Tidak
masuk surga orang yang dalam hatinya terdapat sebesar biji sawi dari kesombongan”
(HR. Muslim)
52.
Hadits Keutamaan Bertaubat
التَّائِبُ
مِنْ الذَّنْبِ كَمَنْ لاَ ذَنْبَ لَهُ
“Orang
yang bertaubat dari dosa adalah seperti orang yang tidak memiliki dosa” (HR. Ibnu Majah, dihasankan oleh
Ibnu Hajar)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar