Assalamu'alaykum..... ahlan wa sahlan... Subhanallah wa bihamdi adada kholqi wa ridho nafsi wa dzinata arsy wa midada kalimati..

Rabu, 25 April 2012

Arti Sebuah Penghargaan..

sobat..bagaimana perasaanmu jika kalian di hargai atas apapun yang kita lakukan..,
pasti senang yah dan semakin semangat berkarya..
jauh berbeda saat apapun yang kita lakukan tak dinilai baik oleh orang lain...kecewa bahkan putus asa..ohh nehi..nehi.nehii..tak..tak.tak...
tak boleh kita sebagai pemuda mudah menyerah...
ingat kisah beberapa pemuda yang bergelar "assabiqunal awwalun". mereka senantiasa bersemngat dalam berdakwah dan beraktivitas..ya karna mereka sangat yakin akan kebesaran Allah..dan janji Allah. Mereka senantiasa di tarbiyah oleh Rasulullah di rumah Arqam bin abi Arqam.
Kalo kita tengok usia mereka mungkin kita malu...di usia mereka yang mayoritas masih belia.
seperti Ali bin Abi Thalib 8 tahun, Zubair bin Awwam 8 tahun, Thalhah bin Ubaidillah 11 tahun, Arqam bin Abi Arqam 12 tahun, Zaid bin Haritsah sekitar 20 tahun, Usman bin Affan 20 Tahun..dsb..patut kita contoh semangat juang mereka...
  **
Penghargaan kepada orang lain adalah hal yang fitroh, setiap orang ingin dihargai perannya..
bahkan rasul pun memberikan teladan akan arti penghargaan ..
salah satunya kisah sahabat Khalid bin Walid yang masuk islam karena Taufik dari Allah serta adanya penghargaan dan penghormatan dari Rasulullah. Tengok bunyi surat yang dikirimkan oleh saudara Khalid. Didalam surat itu ia mengatakan "Rasulullah telah menanyakan perihalmu, beliau bertanya, "Mana Khalid?"
kemudian aku menjawab . "Ia akan datang". Kemudian Rasulullah Shallallahu a'alaihi wasallam berkata "Orang  seperti dia kurag tepat jika tidak tahu tentang islam. Andai saja kakeknya juga ikut bergabung dengan kaum muslimin, niscaya aku (Rasulullah) akan mengutamakan dia dari pada orang lain.
Khalid mengatakan"Ketika datang surat itu aku menjadi bersemangat untuk keluar rumah mencari Rasulullah Shalallahu a'alaihi wasallam dan keinginanku untuk masuk islam semakin besar. Aku juga merasa sangat gembira karena ditanyakan oleh Rasulullah Shalallahu a'alaihi wasallam.. Dan ketika masuk islam Rasulullah Shalallahu a'alaihi wasallam menyambutnya dengan mengatakan " Segala puji bagi Allah yang telah memberimu petunjuk. Dulu aku berharap kepadamu karena kau memiliki otak ang cerdas. Aku berdo'a semoga kaub tidak menerahkan dirimu kecuali kepada kebaikan (islam).

lalu masih pantas kah kita mengolok-olok orang lain dan tak menghargainya???

"Hanya karena suatu kejelekan yang ada pada diri seseorang, janganlah kemudian seseorang menghina saudaranya yang muslim. (H.R. Muslim, Tirmidzi, dan Imam Baihaqi)